August 19, 2015

Apa itu Cloud Computing?

Share artikel ini

Kata Cloud Computing mungkin masih jarang didengar oleh masyarakat Indonesia. Tapi, keberadaan Cloud Computing di jaman sekarang sangatlah penting dalam kehidupan sehari-hari, seperti untuk menyimpan data pribadi maupun data perusahaan. Padahal, tanpa sadar kita sering menggunakan cloud computing, seperti mengirimkan email dan sebagainya.

Apa itu Cloud Computing?

Secara umum, definisi Cloud Computing adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis internet. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasikan oleh IEEE Internet Computing “Cloud Computing adalah suatu paradigma dimana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah komputer, tablet, notebook, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.”

Cloud computing merupakan teknologi komputer yang menjadikan internet sebagai pusat server yang berfungsi untuk data dan aplikasi. Dengan menggunakan cloud computing para pengguna bisa menjalankan program tanpa instalasi dan pengguna bisa mengakseskan data pribadi mereka melalui komputer dengan menggunakan akses internet. Dan juga pada teknologi ini semua data di simpan di server internet, termasuk aplikasi, software, dan data (file). Pengguna harus terhubung ke internet untuk dpaat mengakses data yang sudah tersimpan tersebut.

Cloud computing mulai diterapkan karena dianggap dapat memberikan kemudahan dan keuntungan. Karena, pengguna hanya perlu mempunyai sistem operasi pada komputer nya dan menghubungkannya ke internet, setelah itu pengguna bisa menggunakan aplikasi yang diperlukan tanpa menginstallnya di komputer terlebih dahulu.

Bagaimana cara kerja Cloud Computing?

Cloud computing bekerja menggunakan server internet yang bekerja terus-menerus. Untuk menyimpan data yang disimpan di Cloud Computing, pengguna harus memiliki akun. Cara untuk mengakses data pengguna harus login menggunakan akun yang telah dimiliki. Barulah pengguna bisa menggunakan server cloud seperti menjalankan suatu program tanpa menginstallnya di komputer terlebih dahulu.

Cara kerja Cloud Computing pun cukup sederhana. Saat pengguna menjalankan suatu aplikasi dan memberikan perintah aplikasi tersebut maka perintah tersebut akan dikirimkan ke server melalui jaringan internet lalu diolah atau di respon oleh server dan memberikan hasilnya ke pengguna tersebut. Data hasil proses tersebut akan disimpan di komputer server.

Untuk memahami secara persis bagaimana cara kerja Cloud Computing, terlebih dahulu kita coba anggap bahwa Cloud terdiri dari 2 lapisan yaitu lapisan depan dan lapisan belakang. Lapisan depan adalah bagian yang merupakan tampilan yang Anda lihat dan juga melakukan interaksi. Ketika Anda mengakses profil Anda di akun Facebook misalnya, Anda menggunakan perangkat lunak atau software, itu merupakan lapisan depan. Bagian atau lapisan belakang terdiri dari hardware dan arsitektur perangkat lunak yang memberikan data yang Anda lihat di lapisan tampilan depan.

Cloud computing dibagi menjadi 3 kategori

1. Software as a service (Saas)

Aplikasi dapat dimiliki dan dioperasikan oleh orang lain yang terhubung melalui internet. Jenis layanan ‘software as a service’ atau Saas adalah layanan yang menyediakan aplikasi siap pakai yang ditujukan kepada pengguna akhir; contohnya: Facebook, Twitter, Hotmail, Yahoo, Gmail, Ymail, dan lain-lain.

2. Platform as a service (Paas)

‘Platform as a service’ atau Paas memberikan pengguna dengan akses ke aplikasi yang sudah dikembangkan dan dijalankan oleh cloud, jadi dengan model ini, pengguna tidak perlu melakukan maintenance dan infrastruktur karena itu semua sudah disediakan oleh cloud; contohnya: Windows Azure, Google App Engine, Amazon Web Service, dan sebagainya.

 3. Infrastructure as a service (Iaas)

Layanan ini merupakan layanan yang paling dasar dalam cloud. Iass atau ‘infrastructure as a service’ menyediakan infrastruktur IT (Teknik Informasi) dalam bentuk virtual kepada pengguna akhir, dimana layanan tersebut berbasis cloud, misalnya server, jaringan dan ruang penyimpanan data; contohnya: Rackspace Cloud, Amazon, dan lain-lain.

Kelebihan yang dimiliki oleh Cloud Computing

Cloud Computing banyak sekali dipakai oleh pribadi atau perseorangan maupun perusahaan besar karena memberikan banyak kemudahaan bagi penggunanya. Berikut ini adalah kelebihan yang dimiliki oleh Cloud Computing!

1. Fleksibel

Setelah Anda membuat akun di Cloud, Anda dapat mengakses informasi di mana saja Anda berada, misalnya Anda sedang berada di luar negeri atau luar kota, itu bukan lagi menjadi masalah karena Cloud Computing dapat diakses dimana pun Anda berada asalkan Anda terhubung dengan koneksi jaringan internet. Ini merupakan suatu fitur dari Cloud Computing yang memudahkan penggunanya untuk leluasa mengakses data.

Ini juga memudahkan suatu perusahaan, bayangkan jika perusahaan tidak menggunakan Cloud Computing, para pekerjanya harus mengirim berkas atau file berulang-ulang kali melalui email, yang berarti hanya satu orang dapat bekerja pada sebuah file pada satu waktu dan dokumen yang sama memiliki banyak sekali nama dan format.

Cloud Computing menyimpan semua file di satu lokasi pusat, dan semua orang dapat mengerjakan satu file tersebut dalam dimana pun dan kapan pun. Karyawan perusahaan bahkan juga bisa chatting dengan satu sama lain ketika membuat perubahan atau menambahkan data secara bersama-sama. Seluruh proses ini membuat kombinasi yang baik antar pekerja, yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja.

Selain itu, Layanan cloud computing dapat diakses melalui segala macam perangkat elektronik yang mampu memiliki akses ke internet, tidak hanya PC tradisional, tetapi juga smartphone, laptop, tablet, dan lain- lain.

2. Penyimpanan data yang banyak

Ruang atau tempat penyimpanan data di Cloud menyediakan kapasitas penyimpanan data yang besar sehingga mampu menampung banyak sekali data. Oleh karena itu, Anda perlu khawatir kehabisan ruang penyimpanan atau meningkatkan ketersediaan ruang penyimpanan Anda. Jika memang Anda kehabisan ruang untuk menyimpan data Anda sehingga Anda membutuhkan ruang tambahan, Anda dapat membayar untuk menambahkan ruang penyimpanan data Anda.

3. Hemat biaya

Perangkat lunak tradisional dapat membebani perusahaan dalam hal keuangan karena untuk menambahkan perangkat lunak untuk beberapa pengguna akan memakan biaya yang banyak. Dengan adanya Cloud Computing, perusahaan dapat menghemat pengeluaran yang besar.

Dengan adanya cloud, perusahaan tidak perlu lagi membeli tempat penyimpanan data lagi seperti hard disk, memori dan lain-lain karena data yang ada dalam cloud disimpan secara virtual.

4. Teknologi terkini

Jika Anda ingin meningkatkan kualitas teknologi komputer Anda seperti software, pastinya Anda akan membutuhkan biaya yang lebih. Namun dengan adanya Cloud Computing, sistem teknologi komputer Anda akan otomatis diperbarui dengan teknologi terbaru. Hal ini mencakup perbaharuan perangkat lunak versi terbaru serta upgrade server dan meningkatkan kecepatan prosesor komputer.

5. Pemulihan data

Dengan adanya solusi back up atau pemulihan data, memungkinkan perusahaan atau individu untuk menyimpan data atau file komputer di Internet atau secara virtual menggunakan penyedia layanan penyimpanan, daripada menyimpan data secara tradisional seperti hard drive atau tape back up yang dapat hilang sewaktu-waktu. Cloud memberikan kuasa bagi pelanggannya untuk mengakses layanan servis pusat untuk membuat cadangan file atau data dari komputer pelanggan atau server penyimpanan pusat.

6. Ramah lingkungan

Teknologi cloud telah memudahkan seseorang untuk dapat bekerja jarak jauh sehingga semakin berkurangnya orang yang berangkat bekerja akan mengurangi emisi bahan bakar yang dapat merusak lingkungan dan di kantor tradisional, pencetakan dokumen yang berlebihan merupakan bentuk dari pemborosan kertas yang dapat mengakibatkan semakin banyak pohon yang ditebang. Namun dengan adanya Cloud computing semua informasi Anda dapat diakses melalui internet sehingga Anda tidak perlu mencetak laporan atau data yang dapat menghabiskan kertas.

Kekurangan dari Cloud Computing

Walaupun Cloud Computing memiliki banyak kelebihan dan keuntungan, namun pastinya semuanya juga memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Berikut ini merupakan kekurangan dari Cloud Computing!

1. Pengguna harus terhubung ke internet

Cloud Computing menggunakan internet sebagai pusat servernya untuk menaruh dan menyimpan seluruh data dan mengharuskan Anda untuk selalu terhubung ke internet untuk dapat menjalankannya. Namun, koneksi internet pastinya tidak selalu siap sedia, ada kalanya ketika koneksi internet Amda sedang padam atau mati, tentunya Anda tidak akan dapat mengakses aplikasi, server dan data yang telah Anda simpan di Cloud. Selain itu, dikarenakan harus selalu terhubung dengan internet, pengguna juga harus membayar internet yang telah digunakan. Apalagi dengan aktivitas upload dan download yang besar.

2. Biaya penyediaan server

Jika pengguna hanya menyimpan sedikit data, mungkin akan diberikan secara gratis. Akan tetapi, jika pengguna ingin menambah kapasitas yang besar di komputer server, maka server cloud akan meminta pengguna tersebut untuk berlangganan.

3. Kualitas server

Server cloud mengurus klien dalam jumlah yang sangat banyak setiap hari, sewaktu-waktu server dapat kewalahan yang menyebabkan server down atau tak dapat beroperasi untuk sementara waktu. Hal ini dapat menyebabkan proses bisnis Anda terganggu. Kualitas server merupakan salah satu hal penting yang harus kita pertimbangkan karena sewaktu-waktu server tersebut dapat down. Kita memang dimudahkan dengan cloud computing tetapi dapat dirugikan juga dengan kualitas server yang buruk.

4. Keamanan data

Keamanan data merupakan kekhawatiran terbesar para pengguna Cloud Computing. Dengan memanfaatkan adanya Cloud Computing, sebuah perusahaan akan memberikan data pribadi dan informasi atau hal-hal yang bersifat sensitif dan rahasia. Hal ini kemudian bergantung pada pelayanan cloud untuk mengelola, melindungi dan menjaga kerahasiaan dokumen-dokumen penting tersebut, sehingga keamanan data sangatlah penting. Jika sampai data-data atau dokumen penting suatu perusahaan tersebar, dapat membuat keberadaan sebuah perusahaan dalam bahaya.

Sama halnya dengan privasi di Cloud adalah masalah besar lainnya, Perusahaan dan pengguna harus mempercayai vendor layanan Cloud bahwa Cloud akan melindungi data mereka dari pengguna yang tidak bersangkutan, Berbagai macam masalah mulai dari kehilangan data hingga kebocoran password menjadi kerisauan para penggunanya.

Meskipun Cloud Computing memiliki kelemahan, namun Cloud Computing tetap berguna untuk mempermudah kehidupan kita sehari – hari dan memiliki potensi besar untuk masa depan. Basis pengguna Cloud Computing juga terus meningkat. Seiring dengam berjalannya waktu dan perkembangan teknologi yang lebih canggih, Cloud Computing pasti memberikan layanan lebih baik dan solusi untuk kekurangannya. Kita hanya bisa berharap bahwa keuntungan dalam Cloud Computing akan meningkat dan kerugian dapat diperbaiki atau diminimalisir, karena Cloud Computing tampaknya telah membuat dunia IT menjadi sedkit lebih mudah. Demikianlah artikel tentang Cloud Computing. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda untuk menambah pengetahuan Anda mengenai Cloud Computing. Terima kasih telah membaca artikel ini dan sampai jumpa di artikel selanjutnya!

 

(Visited 166 times, 1 visits today)
Share artikel ini

BERLANGGANAN NEWSLETTERS

Bergabunglah dengan Newsletter kami dan dapatkan tips dan artikel serta penawaran kursus terbaru


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *