August 31, 2015

Karir Sebagai Pengembang Aplikasi Mobile

Share artikel ini

“Mobile App Development” merupakan istilah yang digunakan dalam menunjukkan proses atau tindakan di mana aplikasi perangkat lunak dikembangkan untuk perangkat seluler, mulai telepon seluler atau tablet. Aplikasi ini dapat menjadi aplikasi bawaan di dalam ponsel Anda. Tetapi sebelumnya, aplikasi harus Anda unduh dari toko aplikasi seperti GooglePlay dan iTunes, atau didapatkan dengan transfer dari perangkat mobile lainnya.

Jika Anda sering melihat-lihat berbagai aplikasi keren di toko aplikasi, misalnya saja aplikasi foto 360, aplikasi dubsmash, hingga aplikasi game ‘plant vs zombie’, semua itu adalah hasil kreasi perusahaan atau studio pengembang aplikasi. Nah, seorang yang mengembangkan aplikasi mobile ini disebut dengan “Mobile App Developer” atau Pengembang Aplikasi Mobile. Ia bertugas untuk mengembangkan berbagai aplikasi mobile tersebut. Para developer aplikasi ada di balik kesuksesan aplikasi populer tersebut. Apalagi seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, para pembuat aplikasi mobile ini banyak dibutuhkan oleh banyak perusahaan-perusahaan di dunia.

Seperti dikatakan Presiden RI, Joko Widodo dalam acara ‘Dialog Komunitas Kreatif’ belum lama ini bahwa pesatnya pertumbuhan aplikasi mobile di Indonesia dapat membantu perekonomian rakyat, seperti petani dan nelayan, misalnya melalui aplikasi cuaca dan harga-harga bidang pertanian. Sementara itu diperkirakan dalam lima tahun ke depan, profesi pengembang perangkat lunak akan banyak dibutuhkan di berbagai sektor, termasuk di antaranya pengembang aplikasi mobile ini.

Penghasilan Developer Aplikasi Mobile yang menggiurkan

Bicara tentang penghasilan seorang developer mobile memang menggiurkan. Berdasarkan riset pengembangan aplikasi 2015 yang dilakukan oleh Contract IQ yang diikuti oleh berbagai studio developer terdapat fakta-fakta yang cukup fantastis. Misalnya, tarif per jam rata-rata pembuatan aplikasi di Indonesia untuk platform iOS sebesar USD11, aplikasi Android dan lintas platform sebesar USD12, dan tarif paling tinggi berada untuk aplikasi Windows sebesar USD14.

Sedangkan di negara tetangga, Singapura, tarif per jam rata-rata adalah USD50 hingga USD70. Kendati demikian, seorang pengembang atau developer aplikasi di Indonesia tak kalah hasil kerjanya dibandingkan dengan para pengembang dari negara lainnya, mulai dari desain aplikasi, performa, hingga harga yang lebih murah.

Bagaimana Menjadi Developer Aplikasi Mobile

Jalur untuk menjadi seorang developer aplikasi mobile dapat ditempuh dengan banyak cara, seperti bersekolah di Jurusan Teknik Informatika (TI) atau Ilmu Komputer, melalui training pembuatan aplikasi mobile hingga belajar secara otodidak. Bagi seorang pengembang yang dibutuhkan adalah hasil dan latihan untuk menghasilkan aplikasi–aplikasi yang disukai banyak orang. Bergabung dalam forum-forum developer internasional ataupun lokal sangat disarankan untuk memulai karir pengembang aplikasi ini.

Selain itu Anda dapat terus mengasah skill dengan tutorial ataupun training jarak jauh yang tersedia secara online. Serta terus berlatih dengan membuat berbagai aplikasi mobile yang berguna bagi orang lain.

Bagi pemula, Anda dapat bergabung dalam Studio Developer untuk menjadi bagian dari tim pengembang aplikasi mereka yang telah memiliki banyak klien, menjadi seorang freelancer pengembang berbagai aplikasi, atau jika Anda cukup percaya diri Anda dapat menjadi memulainya dengan mengajak teman-teman Anda untuk mendirikan Studio Developer Anda sendiri.

Sukses Menjadi Developer Aplikasi Mobile

Meski sudah banyak aplikasi sudah dihasilkan, Anda perlu memasarkan hasil kerja Anda tersebut secara baik. Sangat penting untuk menjelaskan agar aplikasi yang Anda buat tersebut menjadi aplikasi yang menarik perhatian dan banyak didownload di toko aplikasi. Berikut cara sukses menjadi seorang pengembang aplikasi mobile:

1. Buat aplikasi versi gratis

Sebagai developer pemula, Anda dapat menempuh cara ini. Hal ini banyak dilakukan oleh para pengembang yang telah sukses sebelumnya, yakni memberikan aplikasi versi gratis. Coba buat aplikasi versi gratis sehingga pengguna dapat mendapatkan informasi awal tentang aplikasi hasil karya Anda.

Mintalah para pengguna untuk memberikan rating dan komentar terkait aplikasi gratisan tersebut. Setelah banyak yang mengetahui aplikasi tersebut, segera buat versi aplikasi berbayar yang lebih lengkap.

2. Promosikan aplikasi tersebut

Anda harus menarik minat pengguna untuk mengenal lebih lanjut tetang aplikasi Anda. Di sini Anda membutuhkan media untuk mennyebarkan informasi sekaligus sebagai sarana promosi. Jika aplikasi Anda tentang game, maka promosikan di situs atau forum yang berhubungan degan game. Selain itu Anda juga bisa promosi melalui media social seperti Facebook dan Twitter.

3. Terus update

Bisnis yang baik adalah bisnis yang selalu dikelola oleh pemiliknya. Demikian juga degan aplikasi yang baru Anda buat, baik aplikasi gratis atau berbayar. Periksalah secara rutin dan lakukan update secara berkala. Baca juga komentar-komentar dari pengguna, sehingga Anda lebih mengetahui perbaikan apa yang penting untuk Anda lakukan.
Nah, siap menjadi seorang pengembang aplikasi mobile? Semoga artikel ini dapat membantu Anda.

(Visited 176 times, 1 visits today)
Share artikel ini

BERLANGGANAN NEWSLETTERS

Bergabunglah dengan Newsletter kami dan dapatkan tips dan artikel serta penawaran kursus terbaru


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *