February 8, 2016

5 Tempat Yang Menarik Dikunjungi Saat Imlek

Share artikel ini

#4. Vihara Phak Khak Liang & Vihara Dewi Kwan Im, Bangka

Vihara Phak Khak Liang & Vihara Dewi Kwan Im Bangka

Bosan dengan wisata di seputar pulau Jawa, datanglah ke pulau Bangka dan kunjungi dua tempat yang bernilai sejarah religi saat perayaan Imlek dan Cap Gomeh yaitu ke vihara Phak Khak Liang dan Vihara Dewi Kwan Im.

Vihara Phak Khak Liang merupakan saksi bisu sejarah penambangan timah di Bangka yang kemudian dijadikan kawasan wisata dengan bangunan bergaya China yang khas dengan luas areal sekitar 2 hektar. Lokasinya berada di Belinyu, 57 Km dari Sungailiat. Selain itu terdapat Makam putri Bong Kiung Fu, Cok Tien, seorang tokoh China yang mendirikan Benteng Kuto Panji. Makam ini berada di benteng dengan waktu tempuh 1,5 mm dari Kota Belinyu. Sementara itu di desa Jelitik sekitar 15 km dari kota Sungailiat terdapat Vihara Dewi Kwan Im.

Vihara Dewi Kwan Im tampak menarik karena berada di bawah kaki bukit yang dialiri sungai. Masyarakat percaya bahwa air yang ada di tempat ini dapat menyebuhkan berbagai penyakit dan bisa membuat awet muda serta doanya akan lebih mudah terkabul.

Di obyek ini juga terdapat kolam pemandian dan vihara untuk sembahyang. Wisatawan yang berkunjung di sini seolah berada di kawasan daratan Hongkong atau Taiwan. Yang menarik yaitu wisatawan dapat menyaksikan ikan air tawar yang berukuran besar bermunculan dipermukaan air pada saat kita berikan makanan yang telah disediakan oleh penjaga setempat. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, ikan-ikan itu boleh dipancing atau dimakan.

(Baca juga : Inilah 10 Tempat Wisata Favorit di Sumatera)

#5. Klenteng dan Vihara di Singkawang, Kalimantan Barat

Perayaan Cap Go Meh di SengkawangKemeriahan dalam merayakan Imlek tampak tersebar di seluruh kota Singkawang Kalimantan Barat. Maklum saja kota ini dikenal sebagai Kota Seribu Klenteng karena memang memiliki banyak klenteng dan vihara. Itulah sebabnya tidak mengherankan jika wilayah ini menjadi destinasi wisata utama saat perayaan Imlek. Singkawang disebut pula Hongkong Van Borneo (Hongkong dari Kalimantan) karena di pusat kotanya terdapat pasar dan sebagian besar bangunan adalah bangunan tua dan didominasi oleh arsitektur China.

(Baca juga : Inilah 10 Tempat Wisata Favorit di Kalimantan)

Selain itu, di kota ini terdapat kawasan wisata malam, yang menyajikan beragam kuliner lezat yang dikenal dengan Pasar Hongkong. Saat perayaan Imlek kota Singkawang lebih semarak dengan hiasan lampion dan pernak-pernik Imlek lainnya. Hal itu terutama dilakukan pada pusat pasar karena terdapat sebuah Klenteng tertua (yang diperkirakan telah berusia 200 tahun) yang menjadi icon Kota Singkawang yaitu Klenteng Tri Dharma Bumi Raya.

Adapun perayaan Cap Go Meh yang merupakan bagian dari perayaan Imlek di Singkawang berbeda dibandingkan kota lain di Indonesia karena terdapat atraksi “Tatung” (Artinya Tatung: manusia dirasuki oleh dewa-dewa). Tatung merupakan peleburan kebudayaan Tionghoa dengan Dayak, sehingga para Tatung dari Dayak pun mengikuti Perayaan Cap Go Meh.

Ritual ini ditujukan untuk mengusir kemalangan sepanjang sisa tahun sebelumnya. Selama menjadi Tatung, peserta dirasuki oleh dewa-dewa sehingga mengalami ketidaksadaran dengan melakukan hal-hal yang berbahaya misalnya duduk di atas ratusan paku, menginjak pedang, menusuk kawat baja ke pipi mereka atau malah menyayat tangan mereka dengan pedang dan ajaibnya para Tatung ini tidak terluka sama sekali.

Baca juga:

Daftar 12 Shio di Zodiak Tionghua dan Keberuntungan di Tahun Monyet 2016

Apa Itu Imlek?

Tradisi Yang Dilakukan Saat Imlek

7 Fakta Menarik tentang Budaya dan Bahasa China

(Visited 391 times, 1 visits today)
Share artikel ini

BERLANGGANAN NEWSLETTERS

Bergabunglah dengan Newsletter kami dan dapatkan tips dan artikel serta penawaran kursus terbaru


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *