August 14, 2016

Manfaat Mengikuti Kegiatan Pramuka untuk Pengembangan Diri Anak

Manfaat Pramuka
Share artikel ini

Tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka Indonesia. Seberapa pentingnya kegiatan Pramuka untuk anak? Manfaat apa saja yang bisa diambil dari kegiatan Pramuka?

Mari kita mulai dengan sebuah pertanyaan singkat: apakah Anda masih ingat tepuk Pramuka?

Kalau masih ingat, selamat! Berarti mungkin dulu Anda aktif dalam kegiatan Pramuka. Namun kalau lupa, mungkin tepukan ini dapat mengingatkan Anda:

Prok.. prok.. prok..!

Prok.. prok.. prok..!

Prok.. prok.. prok..prok.. prok.. prok.. prok..!

Yang jika diberi lirik menjadi:

Pra.. Mu.. Ka..!

Pra.. Mu.. Ka..!

Pra.. Ja.. Mu.. Da.. Ka.. Ra.. Na..!

Ya, Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang artinya orang muda yang suka berkarya. Gerakan Pramuka memiliki lambang Tunas Kelapa yang artinya tunas penerus bangsa. Tunas itu sendiri dianggap cikal yang akan bertumbuh, artinya Pramuka dimulai dari tunas yang akan terus berkembang dan keberadaannya dapat dirasakan oleh orang lain.

Saat ini pemerintah kembali menegakkan kegiatan Pramuka sebagai aktivitas wajib yang harus diselenggarakan oleh sekolah baik dari jenjang SD, SMP hingga SMA. Hal ini bertujuan agar seluruh siswa dari SD hingga SMA memiliki keterampilan dasar Pramuka dan kemampuan bertahan hidup.

Saat ini pemerintah menetapkan hari Rabu sebagai hari pelaksanaan Pramuka di seluruh sekolah dan mewajibkan siswa dan guru untuk menggunakan seragam Pramuka.

Kapan Anak Bisa Belajar Pramuka?

Belajar Pramuka sebenarnya bisa dikenali anak sejak awal masuk SD. Bentuk kegiatannya tentu berbeda untuk masing-masing tingkatan. Anak SD kelas 1 lebih banyak aktivitas bernyanyi dan bermain saja.

Berbeda dengan anak yang duduk di bangku kelas  3 atau 4 yang sudah mulai melakukan kegiatan yang lebih berat dari sebelumnya.

Tingkatan Pramuka dibagi berdasarkan kelompok usia, Anggota Gerakan Pramuka terdiri dari Anggota Muda dan Anggota Dewasa.

Anggota Muda adalah Peserta Didik Gerakan Pramuka yang dibagi menjadi beberapa golongan:

1. Golongan Siaga merupakan anggota yang berusia 7 – 10 tahun

2. Golongan Penggalang merupakan anggota yang berusia 11- 15 tahun

3. Golongan Penegak merupakan anggota yang berusia 16 – 20 tahun

4. Golongan Pandega merupakan anggota yang berusia 21 – 25 tahun

Anggota yang berusia di atas 25 tahun berstatus sebagai anggota dewasa.

Dengan demikian kegiatan Pramuka sudah dapat diterima anak saat ia memasuki SD. Orang tua diharapkan dapat memberi dukungan kepada anaknya agar tertarik dengan kegiatan Pramuka sehingga anak-anak kelak dapat merasakan manfaat dari mengikuti kegiatan tersebut.

(Baca juga: 3 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Saat Anak Masuk Sekolah Dasar)

Manfaat Mengikuti Kegiatan Pramuka

Sebenarnya ada banyak hal yang didapatkan saat anak mengikuti kegiatan Pramuka. Hampir semua yang ia pelajari di Pramuka dapat dipraktekkan dalam aktivitas sehari-hari, misalnya seperti membuat suatu karya dari barang bekas (kardus bekas susu, kaleng susu atau bungkus sabun), memasak, menyiapkan serta merapihkan barang pribadi.

Ia juga belajar untuk bisa bertahan hidup ketika hidup di alam terbuka dengan membuat tenda, membuat api dari kayu, makan dengan bahan seadanya, tidak mengandalkan listrik, jauh dari keramaian dan sulit mencari kebutuhan apapun. Saat suasana seperti inilah ia dididik untuk bisa bertahan hidup.

Banyak sekali manfaat yang didapat olehnya dengan mengikuti kegiatan Pramuka. Apa saja keuntungan mengikuti kegiatan Pramuka sejak usia dini?

1. Disiplin

Saat anak mengikuti kegiatan Pramuka, pelajaran yang paling dasar adalah pembentukan karakter anak. Ia akan dilatih untuk menyiapkan dan melakukan apapun seorang diri tanpa dibantu orang tua. Ia juga akan dilatih untuk tepat waktu seperti saat bangun tidur, mandi, makan, belajar atau aktivitas lainnya.

Anak yang dilatih disiplin sejak kecil akan terbiasa berdisiplin sehingga akan menjadi kebiasaan yang baik yang terbawa hingga ia dewasa dan dapat bekerja dengan hasil yang memuaskan karena kedisiplinannya tersebut.

(Baca juga: Sosok Orang Tua dibalik Kesuksesan Anak)

2. Tanggung Jawab

Saat mengikuti kegiatan Pramuka, anak akan dituntut untuk bisa mengambil keputusan dalam hal apapun dan bertanggung jawab dengan keputusannya tersebut. 

Dalam kegiatan Pramuka, ia harus bertanggung jawab pada saat melakukan tugasnya. Misalnya saat membuat tenda mereka harus bertanggung dengan keselamatan tenda.

Pada saat memasak, ia harus bertanggung jawab pada orang lain yang menikmati makanan tersebut. Saat berkemah ia juga belajar tanggung jawab dengan perlengkapannya masing-masing.

3. Mandiri

Banyak anak yang terbiasa dibantu oleh orang tua atau asisten rumah tangga untuk mengurus diri. Namun dengan mengikuti kegiatan Pramuka ia akan belajar untuk mengurus keperluannya sendiri.

Dengan belajar mandiri akan membentuk karakter anak menjadi lebih baik dibanding dengan mereka yang terbiasa dilayani.

4. Berkomunikasi

Saat mengikuti kegiatan Pramuka maka anak akan dituntut untuk bisa berhubungan dengan temannya, baik yang satu tim dengannya maupun yang berbeda timnya.

Kegiatan dalam Pramuka lebih banyak dilakukan secara berkelompok sehingga melatih mereka untuk bisa berkomunikasi dengan teman-temannya. Dengan kegiatan ini, maka anak yang tadinya pemalu atau pendiam dapat menjadi lebih berani untuk berbicara dengan orang lain.

(Baca juga: Tips Mendampingi Anak yang Pemalu)

5. Kreatif

Banyak kegiatan yang ada dalam Pramuka yang menuntut anak untuk menggunakan kreativitasnya. Banyak aktivitas yang membuat anak harus menyelesaikan tugasnya dengan menggunakan ide cemerlang mereka. Dengan demikian kreativitas mereka semakin diasah.

6. Kepemimpinan

Dalam kegiatan Pramuka, tiap anak akan mendapat kesempatan untuk memimpin regunya masing-masing. Saat mendapat kesempatan itulah anak akan belajar mengenai gaya kepemimpinan sehingga ketika memasuki usia dewasa anak bisa menjadi seorang pemimpin, baik ditempat kerja, organisasi, maupun ketika sudah berkeluarga.

7. Mencintai alam

Banyak kegiatan Pramuka yang dilakukan di luar ruangan atau di alam bebas. Kegiatan tersebut menuntut anak untuk berinteraksi dengan alam, sehingga secara tidak langsung akan mengajarkan mereka untuk mencintai alam dan menjaga kelestarian lingkungan hidup.

(Baca juga: Langkah Mudah Peduli Lingkungan Hidup)

8. Kemampuan Bertahan Hidup

Dalam kegiatan Pramuka anak akan diajarkan berbagai kode sandi, cara mengikat simpul, membuat tenda, memasak dengan peralatans seadanya, P3K, dan kemampuan lainnya yang akan berguna untuk bertahan hidup saat situasi darurat.


Itulah pentingnya mengikuti kegiatan Pramuka, yang akan membentuk karakter yang baik untuk mereka ketika mereka dewasa.

SELAMAT HARI PRAMUKA!

Artikel menarik lainnya:

Full Day School, Sudah Tepat atau Belum?

Hal-hal tentang Teknologi yang Bisa Anda Terapkan pada Anak Anda

Semua Hal yang Orang Tua Perlu Tahu Tentang Pokemon Go

 

(Visited 10,709 times, 1 visits today)
Share artikel ini

BERLANGGANAN NEWSLETTERS

Bergabunglah dengan Newsletter kami dan dapatkan tips dan artikel serta penawaran kursus terbaru


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *