July 30, 2015

Rahasia Belajar yang Mudah dan Efektif

Share artikel ini

Apabila Anda memiliki tipe belajar visual, Anda dapat menerapkan beberapa tips berikut ini untuk memaksimalkan belajar Anda:

  • Tips dengan cara Mind-Mapping

Individu dengan gaya belajar visual akan cenderung lebih mudah belajar dengan menggunakan mind-mapping karena catatan yang dibuatnya lebih mengutamakan simbol, warna dan gambar.

Anda juga bisa lebih kreatif dalam membuat catatan-catatan mereka sehingga meminimalkan rasa jenuh saat belajar. Anda hanya akan meluangkan waktu yang sedikit saat mengulang kembali pelajaran dengan metode ini karena mind-mapping mengasosiasikan catatan Anda dengan berbagai macam kata kunci yang dihubungkan dengan berbagai jalur di dalam sebuah peta.

Hal ini terbukti sangat efektif dan menghemat waktu karena kita dapat memiliki pandangan yang menyeluruh tentang pokok masalah dalam topik tersebut.

  • Tips dengan menggunakan Flashcard

Banyak orang menanyakan mengapa mereka harus menggunakan flashcard? Walaupun sering dianggap membuang-buang waktu dengan menulis di flashcard, hal ini sangat efektif bagi orang dengan gaya belajar visual untuk mengingat dan mengulang kembali pelajaran.

Dengan menulis catatan ataupun kosa-kata baru di flashcard, Anda dapat mengulang kembali pelajaran yang Anda harus ingat.

Flashcard juga dapat dibawa kemanapun Anda pergi karena ukurannya yang kecil sehingga Anda dapat mengulangnya dimanapun Anda inginkan seperti misalnya saat Anda sedang jenuh dan menunggu teman untuk datang, Anda dapat membuka flashcard dan membacanya.

Apakah Anda tipe orang yang selalu membaca material yang diujikan sebelum ulangan?

Flashcard dapat membantu Anda untuk mengingat kembali materi-materi yang akan diujikan secara ringkas dan mudah.

Anda tidak perlu lagi membuka dan membolak-balikkan halaman buku maupun catatan yang dapat membuang waktu Anda.

  • Tips dengan menggunakan Rangkuman

Rangkuman adalah sekumpulan informasi yang telah disingkat yang bertujuan untuk mempermudah proses belajar seseorang.  Namun, rangkuman bukan berarti Anda menulis segala sesuatu yang ada dalam buku cetak.

Mulailah menandai hal-hal penting dengan berbagai macam warna karena warna adalah keahlian Anda. Jangan menggarisbawahi seluruh tulisan atau seluruh bab karena ini hanya akan membuang-buang waktu Anda dan tidak akan membawa manfaat sama sekali.

Ingat, hanya tandai kata-kata kuncinya saja yang penting. Tulislah kata-kata kuncinya ke dalam rangkuman Anda.

Jika Anda bertemu dengan paragraf yang sulit untuk dimengerti, pecahlah kalimatnya menjadi beberapa kalimat sederhana dan tulis kembali kata-kata yang mudah dimengerti oleh Anda ke dalam rangkuman.

Rangkuman sangat bermanfaat dalam proses belajar karena Anda harus membaca bab tersebut untuk dapat membuat sebuah rangkuman. Rangkuman juga dapat menstimulasi otak kanan Anda.

Saat membuat rangkuman, jangan hanya terpaku dengan menulisnya dalam kata-kata saja. Cobalah mengimbangi tulisan dengan diagram dan gambar-gambar yang dapat membantu Anda menghafal.

Menurut sebuah artikel yang diposting dalam situs Psychology Today, menulis catatan dan rangkuman dengan bergaya tulisan kursif dapat menjadi alat perkembangan kognitif serta merangsang dan meningkatkan memori visual.

Tulisan bergaya kursif dapat membantu kelancaran serta mengurangi rasa lelah dalam menulis.

Apakah Anda kesulitan dalam menghafal daftar-daftar nama negara atau tabel periodik ataupun nama-nama anatomi tubuh?  Jembatan keledai atau yang biasa disebut juga sebagai Mnemonic dapat menjadi pilihan Anda. Metode ini dapat diterapkan dengan menambahkan beberapa kata atau suku kata ke dalam sebuah susunan kata sehingga kata yang ingin dihafal menjadi menarik dan mudah dihafal.

bagaimana belajar efektif dan mudah

Semua orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Walaupun orang bergaya belajar visual terlihat memiliki banyak kelebihan yang menonjol seperti dapat membaca dan menangkap penjelasan di papan tulis secara cepat, individu sering mengalami kesulitan dalam mengopinikan pemikirannya dan sulit mengekspresikan perasaannya. Mereka cenderung tidak suka berbicara dan lebih suka menulis. Mereka juga akan sukar mengingat penjelasan yang diucapkan secara verbal.

(Visited 353 times, 1 visits today)
Share artikel ini

BERLANGGANAN NEWSLETTERS

Bergabunglah dengan Newsletter kami dan dapatkan tips dan artikel serta penawaran kursus terbaru


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *