August 2, 2015

Tuntaskan Bullying Sejak Dini

Share artikel ini

2. Berperilaku tidak sewajarnya

Apakah Anda merasa bahwa anak Anda sedang menutupi sesuatu dari Anda? Apakah ia mengurung dirinya di kamar setelah pulang bersekolah? Hal ini bisa saja terjadi karena ia menjadi korban bully. Ia mungkin rasa takut untuk memulai percakapan dengan siapapun karena takut akan kata-kata cemooh yang diucapkan oleh lawan bicara.

Anak yang menjadi korban bully juga merasa malas untuk masuk sekolah karena merasa tertindas dan tidak berani untuk berhadapan dengan orang yang menindas mereka. Ia mungkin juga merasa takut dengan temannya ketika naik bis sekolah.

3. Hilang dan rusaknya barang-barang pribadi mereka.

Pelaku bully bertujuan untuk membuat targetnya merasa tidak bahagia dan akan merusak barang-barang pribadi ataupun uang sang korban.

4. Kesulitan tidur

Efek dari penindasan membuat anak menjadi mimpi buruk, menangis atau berteriak saat tidur. Ini merupakan akibat trauma hebat yang ia dapatkan saat membuka mata yang berlarut sampai terbawa mimpi.

(Visited 186 times, 1 visits today)
Share artikel ini

BERLANGGANAN NEWSLETTERS

Bergabunglah dengan Newsletter kami dan dapatkan tips dan artikel serta penawaran kursus terbaru


2 thoughts on “Tuntaskan Bullying Sejak Dini”

  1. Ella says:

    Memang benar, soal bullying itu sangatlah penting dan perlu kita tangani dari pihak sekolah maupun orang tua. Bukan hanya di Indonesia, problem bullying ini di mana-mana. Bahkan masalah ini sedang diutamakan oleh menteri pendidikan di Jepang

    http://www.japantimes.co.jp/news/2015/08/18/national/social-issues/suicide-among-children-tends-occur-long-vacation-study/#.VdO6PXih1UQ

    1. Helen Santoso says:

      Terima kasih untuk sharingnya. Namun banyak korban bullying takut menceritakan pengalaman buruknya bahkan ke orang terdekat. Hal ini memang jadi perhatian kita bersama, terlebih orang tua, sekolah, dan pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *