June 6, 2016

Masalah Lingkungan Hidup yang Terjadi di Dunia

Share artikel ini

Lingkungan hidup menopang kehidupan semua makhluk hidup secara universal. Maka sudah menjadi tugas kita untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup agar kehidupan tetap berlangsung di muka bumi. Apa yang sudah Anda lakukan untuk bumi ini? Mari simak masalah lingkungan hidup yang terjadi di seluruh dunia.

Bukan hanya Indonesia saja yang mengalami permasalahan lingkungan hidup, namun banyak juga negara lainnya. Masalah lingkungan hidup menjadi masalah bagi seluruh makhluk hidup di bumi ini. Apa saja masalah lingkungan hidup yang paling sering terjadi di seluruh dunia?

1. Polusi

Masalah lingkungan hidup yang paling sering terjadi adalah polusi. Polusi terjadi hampir di setiap negara, hanya saja banyak negara yang mampu mengatasi masalah polusi tetapi ada pula yang tidak. Negara yang memiliki masalah polusi tertinggi di dunia adalah Brazil, Amerika Serikat, Cina, Indonesia, Jepang, India dan Rusia. Jika dilihat dari daftar nama tersebut, tidak hanya negara berkembang saja yang memiliki masalah polusi tinggi namun negara maju pun demikian.

Polusi yang dimaksud bermulai dari limbah industri, sampah, asap kendaraan bermotor dan bahkan pembakaran hutan. Asap yang dihasilkan dari kendaraan bermotor dan pembakaran hutan bila dihirup terus menerus dapat menyebabkan masalah pernafasan. Bila hutan ditebang atau dibakar, maka banyak hewan yang kehilangan habitatnya.

Sumber: www.baltimoresun.com

Tak hanya limbah industri, namun sampah juga menyebabkan polusi pada perairan. Ekosistem laut akan terganggu sehingga nelayan pun akan mengalami kesulitan untuk menangkap hasil laut.

(Baca juga: Pasang Surut Kehidupan Nelayan Indonesia)

2. Populasi

Jumlah manusia di bumi ini semakin bertambah. Hal inilah yang membuat beberapa negara didunia memiliki masalah dengan jumlah populasi yang bertumbuh sangat pesat. Indonesia memiliki populasi sebanyak sekitar 250 juta penduduk dan menduduki urutan keempat negara dengan penduduk terbanyak dibandingkan dengan Cina, India dan Amerika Serikat.

Jumlah penduduk yang semakin banyak akan meningkatkan kebutuhan seperti makanan, air dan juga bahan bakar. Usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan makanan bisa dengan cara mempercepat bercocok tanam dengan menggunakan pupuk berbahan kimia yang mungkin dapat merusak tanah dan lingkungan. Manusia juga sangat mungkin menggunakan insektisida untuk mencegah tanamannya dihabisi hama.

Sumber: www.sovereignindependentuk.co.uk

Kebutuhan rumah pun meningkat maka manusia akan menggantikan lahan atau hutan untuk membangun tempat tinggal ataupun fasilitas umum lainnya. Dengan demikian manusia akan semakin banyak menggunakan bahan bakar yang menyebabkan polusi dan meningkatkan jumlah sampah sehingga bumi kita semakin dirusak.

3. Pemanasan global

Perubahan iklim membuat bumi menjadi lebih panas karena udara panas tertahan di bawah lapisan atmosfir. Hal ini terjadi karena aktivitas manusia yang menggunakan bahan bakar yang menghasilkan gas karbon dioksida.

Gas ini tertahan di atmosfir yang membentuk suatu lapisan yang bersifat seperti rumah kaca, artinya radiasi panas dari matahari dapat masuk ke dalam atmosfir bumi namun tidak dapat keluar lagi sehingga udara panas tetap berada di bawah lapisan ini. Akibatnya temperatur di bumi akan meningkat dan menyebabkan masalah lainnya.

Sumber: www.animalaid.co.uk

Temperatur bumi yang terus meningkat menyebabkan gunung es mencair sehingga permukaan laut meningkat. Selain hewan di kutub yang kehilangan habitatnya, manusia pun lebih rentan mengalami banjir.

4. Penebangan liar

Penebangan hutan tak hanya menyebabkan hewan kehilangan habitatnya, namun juga dapat merugikan umat manusia. Memang pohon-pohon yang ditebang dapat digunakan untuk kepentingan lainnya, tetapi jangan melupakan jasa akar-akar pohon yang merekatkan tanah yang berguna untuk mencegah tanah longsor.

Sumber: www.columbialandtrust.org

Padahal hutan dan pohon sangat diperlukan untuk manusia sebagai paru-paru kota dan juga untuk dijadikan tempat wisata. Pohon juga berguna untuk kelangsungan hidup manusia karena pohon menghasilkan oksigen dan menyerap karbon dioksida. Penebangan pohon menjadi masalah lingkungan hidup karena banyak aspek yang terganggu akibatnya.

5. Perburuan liar hewan yang dilindungi

Selain memanfaatkan tumbuhan, perburuan hewan langka pun menjadi sasaran manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Banyak hewan yang hampir punah dijadikan target perburuan seperti orangutan, macan tutul, komodo, harimau sumatra dan beberapa jenis burung lainnya.

Sumber: www.aktual.com

Indonesia merupakan salah satu negara dengan aktivitas perburuan hewan liar yang cukup aktif. Hewan ini diburu untuk diambil kulitnya, gadingnya atau bahkan dagingnya. Hasil dari hewan ini kemudian diekspor oleh pemburu ke luar negeri. Tentunya Anda menginginkan anak dan cucu Anda mengenal hewan-hewan tersebut bukan dari buku pelajaran sekolah, kan?

Sebagai mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, seharusnya manusia bisa menggunakan akal budinya saat menggunakan ciptaan alam yang sudah diberikan. Oleh sebab itu kita harus menjaga bumi ini agar menjadi planet yang baik untuk dihuni anak dan cucu kita.

Artikel menarik lainnya:

Langkah Mudah Peduli Lingkungan Hidup

Semua Tentang Laut Indonesia

Inilah 10 Tempat Wisata Favorit di Sulawesi

(Visited 6,752 times, 9 visits today)
Share artikel ini

BERLANGGANAN NEWSLETTERS

Bergabunglah dengan Newsletter kami dan dapatkan tips dan artikel serta penawaran kursus terbaru


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *