July 27, 2016

Dibalik Alasan Si Pemarah dan Tips Mengatasi Masalah Emosi

Share artikel ini

Anda sering dijuluki emosian atau pemarah? Anda merasa perlu mengatasi masalah emosi? Sukawu memiliki tips untuk membantu Anda agar tidak menyakiti orang lain.

Mengapa Anda dijuluki sebagai si pemarah atau emosian? Tentu banyak alasan yang membuat Anda memiliki titel tersebut. Apakah Anda merasa senang dengan julukan itu? Mari kenali penyebabnya dan tips mengatasi masalah emosi Anda.

Beberapa orang melampiaskan rasa marahnya dengan cara yang kurang positif sehingga dapat melukai orang yang disayanginya ataupun orang yang tak dikenal. Setelah hal ini terjadi maka Anda menyesali apa yang telah Anda lakukan.

Manusia adalah makhluk yang memiliki perasaan dan tidak luput dari kekhilafan. Seringkali tanpa sengaja Anda mengeluarkan kata-kata yang menyakiti perasaan orang lain ataupun melakukan tindakan yang kasar.

Mengapa beberapa orang mengalami kesulitan mengontrol emosi?

Manusia belajar dari lingkungan, terutama sejak usia dini. Tentunya semua orang dapat belajar meniru kebiasaan yang baik dan buruk. Kebiasaan ini bisa berupa melempar barang, memukul, menendang ataupun membanting pintu.

Tindakan yang dilakukan ini merupakan refleksi dari apa yang sudah dipelajari yang terekam dalam memorinya. Anak yang menonton film atau bermain game yang mengandung unsur kekerasan dapat menyerap tindakan yang dilihatnya dan didengarnya. Misalnya meniru ucapan atau gerakan yang dilihatnya di layar kaca.

(Baca juga: Ini Dia Akibat Menyalahgunakan Teknologi Bagi Anak)

Pada saat mempelajari ilmu bela diri, perlu juga ditanamkan untuk melakukan tindakan bela diri di saat yang dibutuhkan yaitu saat menghadapi orang jahat ataupun membela orang yang lemah. Tak hanya itu, orang tua atau orang sekitar juga harus mengingatkan untuk tidak melakukan tindakan yang mengandung kekerasan serta memberikan contoh yang baik di hadapan anaknya agar dapat ditiru.

Bagaimana cara mengekspresikan emosi agar tidak ada pihak yang tersakiti? Berikut tips mengatasi masalah emosi.

1. Menahan diri

Saat merasa emosi Anda dapat menarik nafas yang dalam, memikirkan kembali yang akan Anda lakukan, menahan respon Anda dan pergi untuk mencuci muka Anda. Saat Anda sudah merasa tenang, ajaklah lawan bicara Anda untuk berdiskusi kembali. Hindari berhadapan yang lama dengan orang yang memancing emosi Anda agar tidak tersulut kembali.

Butuh waktu untuk memiliki kebiasaan tersebut namun dengan sering melakukannya akan membentuk kebiasaan yang baik.

2. Tidak meniru adegan kekerasan

Film yang mengandung kekerasan mungkin asyik untuk ditonton karena memicu adrenalin, namun dengan mengurangi kebiasaan menonton film akan mengurangi kemungkinan untuk meniru adegan tersebut.

3. Mencari kegiatan lain

Sibukkanlah diri Anda dengan kegiatan yang lebih positif (berolahraga, bermain musik ataupun menggambar) sehingga Anda tidak punya waktu untuk melakukan kegiatan yang kurang bermanfaat dan memancing emosi Anda.

Itulah beberapa alasan dan tips bagi anda yang suka mengekspresikan emosinya dengan disertai tindakan. Semoga langkah tersebut membantu anda jika memiliki masalah yang sama.

Setiap orang memiliki cara masing-masing dalam mengekspresikan emosinya, namun yang paling penting adalah menjaga agar cara tersebut dapat merugikan orang lain. Ekspresikan emosi Anda dengan cara yang tepat dan positif.

Artikel menarik lainnya:

Mengenal dan Manfaat Ilmu Bela Diri

Tips Aman Penggunaan Internet untuk Anak

Tuntaskan Bullying Sejak Dini

(Visited 246 times, 1 visits today)
Share artikel ini

BERLANGGANAN NEWSLETTERS

Bergabunglah dengan Newsletter kami dan dapatkan tips dan artikel serta penawaran kursus terbaru


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *